Lorong IT – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang berhasil memperoleh komitmen investasi strategis dari investor asal Hongaria untuk pengembangan energi hijau dan teknologi utilitas. Kesepakatan tersebut dicapai dalam forum bisnis Indonesia–Hongaria yang berlangsung di Budapest, sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing industri nasional sekaligus mendukung pembangunan kawasan industri berkelanjutan.
Salah satu proyek utama yang disepakati adalah rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas sekitar 100–200 megawatt (MW) di atas lahan seluas kurang lebih 200 hektare. Proyek ini akan dikembangkan bersama perusahaan teknologi asal Hongaria dan diharapkan mampu menyediakan pasokan energi bersih bagi tenant yang beroperasi di kawasan industri tersebut.
Selain pengembangan PLTS, KEK Industropolis Batang juga menjalin kerja sama dalam penerapan teknologi utilitas modern, termasuk sistem pengelolaan air berbasis circular economy yang berfokus pada efisiensi penggunaan sumber daya dan keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan sekaligus mendukung operasional industri yang lebih ramah lingkungan.
Komitmen investasi tersebut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan sejumlah perusahaan asal Hongaria yang bergerak di bidang energi terbarukan dan teknologi lingkungan. Kerja sama ini juga membuka peluang transfer teknologi, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor industri hijau.
Pemerintah menilai keberhasilan menarik minat investor Eropa menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap KEK Industropolis Batang sebagai destinasi investasi. Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan industri berkelanjutan di Indonesia yang mengedepankan pemanfaatan energi bersih, efisiensi sumber daya, dan teknologi modern untuk mendukung transformasi ekonomi nasional.

