Teknologi Pemusnah Sampah di TPS Ciwastra Mampu Olah 5 Ton per Jam

Lorong IT

Lorong IT – Pemerintah Kota Bandung memanfaatkan teknologi pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Ciwastra untuk membantu menangani permasalahan sampah. Teknologi tersebut memiliki kemampuan mengolah hingga lima ton sampah dalam satu jam.

Teknologi ini dikembangkan atas prakarsa Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan ditempatkan di TPS Ciwastra sebagai salah satu upaya mendukung pengelolaan sampah di Kota Bandung.

Kasubdis Uji Dislitbangad, Yayat Priatna, menjelaskan bahwa kapasitas lima ton per jam diperoleh melalui dua kali proses pengisian. Pengisian pertama memiliki muatan sekitar tiga ton, kemudian setelah proses berlangsung selama 30 hingga 35 menit, alat kembali diisi dengan sekitar dua ton sampah.

Dalam pengoperasiannya, teknologi tersebut menggunakan oli bekas sebagai salah satu bahan bakar dengan kebutuhan sekitar dua hingga tiga liter setiap jam. TPS Ciwastra juga dilengkapi sumur karena proses pengoperasian alat membutuhkan pasokan air yang cukup besar.

Teknologi tersebut juga memanfaatkan panas yang dihasilkan dari proses pemusnahan sampah untuk mendukung mesin uap. Sistem ini digunakan untuk menggantikan kebutuhan listrik pada beberapa peralatan, seperti konveyor dan mesin pemilah sampah.

Untuk mengendalikan asap yang dihasilkan, alat dilengkapi sistem dry scrubber yang didukung dua tangki air berukuran besar serta tabung air pada bagian kompor.

Selain itu, kelayakan emisi dari teknologi tersebut telah diuji oleh PT Sucofindo dengan difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat tersebut telah lulus uji emisi.

Dalam penggunaan sehari-hari, personel DLH Kota Bandung turut mengoperasikan teknologi tersebut dengan pengawasan dari personel Dislitbangad. DLH juga telah mampu melakukan perbaikan ringan, sementara kerusakan yang membutuhkan penanganan lebih besar akan ditangani oleh tim Dislitbangad.

Pemanfaatan teknologi berkapasitas lima ton per jam ini diharapkan dapat membantu Kota Bandung dalam menangani volume sampah sekaligus meningkatkan efisiensi energi dalam proses pengolahannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *