Lorong IT – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemanfaatan teknologi dalam pemeriksaan kesehatan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menerima perwakilan Sojunghan Medicare dari Korea Selatan untuk membahas perkembangan teknologi kesehatan, khususnya terkait pemeriksaan sistem kekebalan tubuh dan layanan kesehatan berbasis data.
Bamsoet menilai perkembangan teknologi di bidang kesehatan perlu diimbangi dengan peningkatan kerja sama antara Indonesia dan negara-negara yang memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi medis. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan perlu semakin mengutamakan deteksi dini agar kondisi kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih awal dan penanganan medis dapat dilakukan secara tepat.
Dalam pertemuan tersebut, Sojunghan Medicare memperkenalkan Natural Killer Mix (NKM), yaitu pendekatan berbasis sel imun yang berasal dari darah pasien. Sel tersebut diproses dan diaktivasi sebelum diberikan kembali kepada pasien melalui infus. Penerapan teknologi berbasis sel tersebut tetap memerlukan pengawasan terhadap keamanan, kualitas, bukti klinis, serta ketentuan regulasi yang berlaku.
Bamsoet menegaskan bahwa Indonesia perlu mengikuti perkembangan teknologi kesehatan, namun penerapannya harus dilakukan secara hati-hati melalui proses evaluasi yang sesuai. Keselamatan pasien harus menjadi hal utama dalam penggunaan teknologi maupun metode pengobatan baru.
Menurutnya, kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan juga memiliki potensi untuk dikembangkan dalam berbagai bidang kesehatan. Bentuk kerja sama dapat meliputi pemeriksaan kesehatan, penelitian, pendidikan tenaga medis, bioteknologi, pengembangan laboratorium, layanan kesehatan digital, hingga medical tourism.
Bamsoet berharap kerja sama tersebut dapat mendorong perkembangan teknologi kesehatan di Indonesia serta membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

