UNESA Transformasikan Kerajinan Pelepah Pisang Ponorogo melalui Teknologi Otomatis dan Augmented Reality Berbasis Budaya Reog

Lorong IT

Lorong IT – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendorong pengembangan kerajinan berbahan pelepah pisang di Kabupaten Ponorogo melalui penerapan teknologi. Inovasi tersebut ditujukan untuk membantu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperluas pemasaran produk kerajinan lokal.

Dalam program tersebut, UNESA memberikan pendampingan kepada Riz.Craft Ponorogo dengan menghadirkan sejumlah teknologi pendukung, seperti oven otomatis dan mesin pemintal. Peralatan tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengolahan bahan baku serta membantu meningkatkan produktivitas para pengrajin.

Tidak hanya pada sektor produksi, UNESA juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Augmented Reality (AR) yang mengangkat unsur budaya Reog Ponorogo.

Pemanfaatan AR menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan produk kerajinan dengan pendekatan yang lebih interaktif. Unsur budaya Reog yang dipadukan dengan teknologi juga dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.

Pengembangan pemasaran melalui teknologi digital diharapkan dapat membantu produk kerajinan pelepah pisang menjangkau konsumen yang lebih luas. Dengan strategi tersebut, produk lokal Ponorogo memiliki peluang untuk semakin dikenal di luar wilayah daerah asalnya.

Upaya UNESA ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi pendukung dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah. Perpaduan inovasi teknologi, kerajinan pelepah pisang, dan budaya Reog Ponorogo diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *