BRIN Kembangkan Teknologi Nanobubble, Hasilkan Air Minum Kaya Oksigen

Lorong IT

Lorong IT – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi gelembung nano (nanobubble) untuk menghasilkan air minum kaya oksigen. Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset Sistem Nanoteknologi (PRSN), Prof. Nurul Taufiqu Rochman mengatakan bahwa teknologi pencacah udara ini mampu menghasilkan gelembung gas yang sangat kecil berukuran 50–100 nanometer yang mampu bertahan stabil di dalam air hingga dua minggu.

“Nanobubble merupakan teknologi untuk mencacah gelembung udara atau gas lainnya termasuk oksigen. Setelah dicacah, diinjeksikan ke dalam air sehingga gelembung-gelembungnya itu ukurannya sangat halus sekali,” ungkap Prof. Nurul saat di wawancara tim humas pada acara Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material Talk and Expo 2026 yang berlangsung di Graha Widya Bhakti (GWB) KST B.J. Habibie Serpong, Rabu (19/08).

Ia menyampaikan, air minum kaya oksigen yang dihasilkan melalui teknologi nanobubble merupakan salah satu upaya membantu memenuhi kebutuhan oksigen tubuh, terutama dalam kondisi ketika pasokan oksigen dari lingkungan atau paru-paru tidak optimal (hipoksia). “Konsumsi air ini dapat meningkatkan kandungan oksigen terlarut dalam air sehingga oksigen dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pencernaan dan kemudian didistribusikan melalui peredaran darah,” terangnya.

Lebih lanjut, Prof. Nurul menjelaskan, ketika air kaya oksigen didistribusikan melalui peredaran darah, oksigen berlebih yang terlarut akan menyuplai seluruh sel-sel mitokondria dalam tubuh, mulai dari sel otak, jaringan organ, hingga kulit. “Oksigen itu ibarat pemantik reaksi. Tanpa oksigen yang cukup, nutrisi atau antioksidan yang kita konsumsi tidak bisa terikat dan didistribusikan dengan maksimal ke sel-sel tubuh, sehingga meningkatkan resiko terjadinya penyakit diabetes, hipertensi, hingga stroke,” jelas Prof. Nurul.

Kajian ilmiah dan uji keamanan juga telah dijalankan untuk memastikan konsumsi air kaya oksigen aman bagi tubuh tanpa menimbulkan efek samping negatif. Inovasi ini merupakan wujud nyata hilirisasi riset dari laboratorium menuju pemanfaatan langsung ke masyarakat.

Ia menambahkan, saat ini beragam varian produk berbasis teknologi nanobubble sedang disiapkan untuk menjangkau masyarakat luas, baik untuk kebutuhan rumah tangga (home appliance), industri, hingga fasilitas publik seperti vending machine.

“Teknologi ini juga telah dikembangkan melalui kerja sama antara BRIN dan perusahaan mitra. Sebagian teknologi berasal dari riset BRIN, kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh mitra hingga menjadi produk yang dapat digunakan masyarakat,” tutupnya.

Sumber : www.brin.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *