Wakil Ketua DPRD Depok Ajak Generasi Muda Tak Hanya Jadi Pengguna tetapi Pencipta Teknologi

Lorong IT

Lorong IT – Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yuni Indriyani, mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bertajuk Melek AI, Siap Hadapi Masa Depan yang digelar Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kelurahan Pondok Petir di Gedung Pemuda Pondok Pesantren An-Nadhlah, Pondok Petir, Kota Depok, Minggu (26/07/26).

Kegiatan yang diikuti 101 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum ini menjadi upaya meningkatkan literasi digital sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi pesatnya perkembangan teknologi.

Yuni mengapresiasi inisiatif GP Ansor yang menghadirkan ruang belajar mengenai kecerdasan buatan bagi generasi muda.

Menurutnya, pelatihan AI bukan sekadar memperkenalkan teknologi baru, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia Kota Depok yang mampu bersaing di masa depan.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Pelatihan AI bukan sekadar kegiatan belajar teknologi, tetapi merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi muda Kota Depok menghadapi masa depan,” ujar Yuni kepada berita.depok.go.id usai kegiatan, Minggu (26/07/26).

Ia menjelaskan, dunia kini tengah memasuki era transformasi digital yang berlangsung sangat cepat. Berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga dunia usaha, telah memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence.

Karena itu, tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi apakah AI akan mengubah kehidupan manusia, melainkan apakah masyarakat siap menjadi bagian dari perubahan tersebut.

“AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita hari ini. Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan mengubah dunia, tetapi apakah kita siap menjadi pelaku perubahan atau hanya menjadi penonton perubahan,” katanya.

Yuni menilai Kota Depok memiliki modal besar untuk berkembang sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi. Banyaknya sekolah unggulan, perguruan tinggi, komunitas digital, serta generasi muda yang kreatif menjadi kekuatan yang harus terus didukung melalui peningkatan kompetensi digital.

Ia menekankan tiga prinsip utama dalam memanfaatkan AI. Pertama, AI harus digunakan untuk meningkatkan produktivitas, mulai dari membantu proses belajar, analisis data, hingga mendukung pengembangan bisnis digital.

“Kedua, AI harus dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab. Kemajuan teknologi harus tetap dibarengi dengan etika, integritas, dan moral agar tidak disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, plagiarisme, maupun manipulasi informasi,” jelasnya.

“Ketiga, AI harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Meski otomatisasi akan mengubah banyak jenis pekerjaan, di sisi lain akan muncul berbagai profesi baru yang membutuhkan kemampuan digital, kreativitas, komunikasi, serta inovasi,” tambahnya.

Sebagai unsur pimpinan DPRD Kota Depok, ia menegaskan penguasaan teknologi digital dan AI harus menjadi bagian dari pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kota Depok. Ia berharap semakin banyak pelatihan digital, coding, data science, kewirausahaan digital, hingga kecerdasan buatan yang dapat diakses pelajar dan mahasiswa.

“Saya juga mengajak para peserta untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi pencipta teknologi. Jangan hanya menggunakan aplikasi buatan orang lain, tetapi bercita-citalah menciptakan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia bahkan dunia,” tuturnya.

Sumber : berita.depok.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *