Ketekunan Siswa SD Asal Boyolali Membuahkan Penghargaan Resmi dari NASA

Lorong IT

Lorong IT-Prestasi membanggakan diukir oleh Ibrahim Al Abrar (12), siswa kelas VI SD Negeri 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Di usianya yang masih sangat muda dan tinggal di wilayah pelosok, Ibrahim berhasil meraih Letter of Recognition (surat apresiasi resmi) dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) setelah menemukan celah keamanan pada situs milik lembaga antariksa tersebut.

Menemukan Celah Broken Link Hijacking

Ibrahim menemukan kerentanan sistem digital berupa broken link hijacking pada salah satu domain publik resmi NASA. Celah keamanan jenis ini terjadi ketika sebuah tautan di situs tidak lagi aktif atau tidak dikelola, sehingga berisiko diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk tindakan kejahatan siber, seperti phishing atau penipuan digital atas nama NASA.

Temuan tersebut kemudian ia laporkan melalui program pengungkapan kerentanan resmi, NASA Vulnerability Disclosure Policy (VDP).

Proses Belajar Otodidak dan Pantang Menyerah

Pencapaian ini didapatkan Ibrahim melalui proses panjang dan ketekunan yang luar biasa:

  1. Belajar Otodidak: Ketertarikan Ibrahim pada dunia teknologi berawal dari kegemarannya bermain gim dan belajar coding sejak kelas 4 SD. Pada awal 2026, ia mulai mendalami bidang keamanan siber (cybersecurity) secara mandiri dengan memanfaatkan kanal YouTube, artikel internet, serta kecerdasan buatan (AI) menggunakan perangkat sederhana.

  2. Tidak Langsung Diterima: Ibrahim sempat mengalami beberapa kali kegagalan saat mengirimkan laporan. Dari beberapa laporan awal yang dikirimkan, ada yang ditolak dan dianggap duplikat karena sudah pernah dilaporkan oleh orang lain.

  3. Hasil Ketekunan: Pantang menyerah, Ibrahim kembali melakukan penelusuran hingga menemukan kerentanan yang belum pernah terdeteksi. Pada 9 Juli 2026, NASA secara resmi mengonfirmasi dan mengapresiasi laporan Ibrahim atas kontribusinya meningkatkan keamanan sistem digital NASA.

Dukungan Orang Tua dan Apresiasi Instansi

Keberhasilan Ibrahim tidak terlepas dari dukungan penuh orang tuanya, Aminuddin Salas dan Hannisa Oktaviani. Sang ayah, yang berprofesi sebagai guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), mengaku terus mendukung minat positif putranya dalam mempelajari dunia teknologi informasi.

Aksi Ibrahim yang bercita-cita menjadi profesional di bidang cybersecurity ini tidak hanya mendapat pujian dari masyarakat luas dan Pemerintah Kabupaten Boyolali, tetapi juga mulai menarik perhatian Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kisah Ibrahim menjadi bukti dan inspirasi bahwa keterbatasan fasilitas di daerah pelosok bukanlah penghalang untuk berprestasi di tingkat dunia.

Sumber: Kompas.id (Artikel: “Ketekunan Anak SD Pelosok Boyolali Buahkan Apresiasi dari NASA”)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *