Lorong IT – Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi anak-anak, khususnya Generasi Alpha yang tumbuh di tengah internet, kecerdasan buatan (AI), dan media sosial. Karena itu, para ibu didorong untuk menjadi Smart Mom, yakni sosok yang memahami teknologi sekaligus mampu menjadi teladan dalam penggunaannya sehari-hari. (Jabarprov)
Pesan tersebut disampaikan Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja, saat menghadiri pertemuan rutin DWP bertema “Tantangan Mendidik Generasi Alpha di Era Digital”. Menurutnya, orang tua perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat membimbing anak memanfaatkan dunia digital secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. (Jabarprov)
Nia menjelaskan bahwa teknologi memberikan banyak manfaat, seperti mempermudah akses informasi dan meningkatkan literasi digital anak. Namun, tanpa pengawasan yang baik, penggunaan teknologi juga dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari kecanduan gawai, paparan konten negatif, menurunnya konsentrasi belajar, hingga gangguan kesehatan mental. (Jabarprov)
Ia menegaskan bahwa pendekatan orang tua tidak cukup hanya dengan membatasi penggunaan teknologi. Sebaliknya, orang tua harus memahami perkembangan digital, membangun komunikasi yang terbuka, serta menanamkan nilai agama, karakter, dan etika dalam beraktivitas di ruang digital. Dengan demikian, anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan aman. (Jabarprov)
Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Bekasi diharapkan menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para anggotanya dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan digital yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, bermoral, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. (Jabarprov)

