Lorong IT – Kepala BRIN Arif Satria menegaskan tidak semua masalah masyarakat membutuhkan teknologi canggih. Menurutnya, teknologi sederhana justru bisa memberikan solusi yang murah, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam Indonesia Innovator Award 2026 di Jakarta, Senin, Arif mencontohkan sepatu karet tanpa lem dan jahitan. Inovasi tersebut menyediakan alas kaki yang awet, murah, dan mudah dirawat bagi masyarakat prasejahtera.
Arif juga menyoroti mesin pengolah sampah organik Lahsamor serta inovasi genteng berbahan komposit serabut kelapa, bambu, dan sawit. Ia menilai inovasi tersebut membuktikan kreativitas dapat menyelesaikan persoalan tanpa teknologi yang rumit.
“Teknologi sederhana semua orang bisa. Tapi kenapa orang lain tidak melakukan? Kekuatan kreativitas ide, dengan teknologi sederhana bisa menyelesaikan masalah,” ujar Arif.
BRIN akan terus mengembangkan inovasi dari teknologi sederhana hingga teknologi tingkat lanjut. Arif menegaskan seluruh inovasi harus berorientasi pada manfaat dan mampu menyelesaikan masalah masyarakat.
Sumber : borneoflash.com

